budihermanto.blogdetik.com
Archive for
December, 2008
Post on December 11th, 2008
by Budi Hermanto
Lagi-lagi Habbiburahman El Shirazy mengangkat sosok perempuan, bukan sekedar perempuan kebanyakan (maaf). Tapi perempuan yang jelas mempunyai kelebihan-kelebihan. Yang pasti bukan untuk menyepelekan perempuan yang lain. Tapi setidaknya bisa menjadi referensi yang mungkin bisa dicontoh segala keunggulannya itu.
(more…)
Category
Books
|
5 Comments »
Post on December 10th, 2008
by Budi Hermanto
News hari ini, 10 Desember, Istana Merdeka mendapatkan tamu istimewa. Disebut istimewa bukan karena datang dari luar negeri, atau datang menggunakan mobil mewah anti peluru. Juga bukan karena datang dikawal dengan pasukan khusus kepresidenan, sama sekali tidak. Saya sebut istimewa karena sang tamu justru tidak berusaha masuk ke dalam Istana Merdeka, sebab sekalipun berusaha masuk pasti akan dihadang dan langsung diusir.
(more…)
Category
Human & Literary
|
9 Comments »
Post on December 9th, 2008
by Budi Hermanto
For to night, lets talk about the Bunaken as the news and culture posting. Bunaken is located at the north of the island of Sulawesi, Indonesia. It belongs administratively to the municipality of Manado. Bunaken is part of the Bunaken National Marine Park, which has some of the highest levels of marine biodiversity in the world. The scuba diving attracts many visitors to the island.
(more…)
Category
Love the Earth
|
11 Comments »
Post on December 8th, 2008
by Budi Hermanto
Lumayan capek juga ternyata, pagi-pagi sudah ikut membantu me-mutilasi. Eit, jangan berpikir negatif dulu ya, hari ini adalah hari raya Idul Adha, kebetulan masjid dekat tempat tinggal saya melakukan penyembelihan hewan qurban. Tidak banyak memang, hanya 5 ekor sapi dan 13 ekor kambing saja.Dan memang saya bukanlah pelaku utama dari penyembelihan itu, saya hanya membantu memotong-motong saja (mirip mutilasi yah, hehehe..).
(more…)
Category
Our Indonesia
|
6 Comments »
Post on December 7th, 2008
by Budi Hermanto
Dahulu konon Nabi Ibrahim atau Abraham diperintahkan oleh Tuhan melalui mimpi untuk menyembelih anaknya, Ismail. Mimpi ini beliau alami selama 3 hari berturut-turut, awalnya memang tak percaya, tapi setelah memalui munajah yang tentu saja tidak seperti kita, akhirnya Nabi Ibrahim meyakini mimpi tersebut sebagai wahyu yang nyata dari Tuhan.
(more…)
Category
Religion
|
1 Comment »
Post on December 6th, 2008
by Budi Hermanto
Instruksi dari Kapolri beberapa minggu yang lalu, pada jajaran anggota kepolisian di seluruh Indonesia, untuk memerangi para pelaku premanisme. Saat ini benar-benar menggegerkan republik tercinta ini. Operasi besar-besaran banyak dilakukan di berbagai daerah, tempat-tempat yang diperkirakan menjadi tempat berkumpulnya para preman disusuri. Orang-orang yang diperkirakan preman pun menjadi sasaran tangkap.
(more…)
Category
Our Indonesia
|
12 Comments »
Post on December 4th, 2008
by Budi Hermanto
Wanita sebagai salah satu jenis manusia yang diakui secara universal keberadaannya hingga saat ini –bersama pria tentu saja– sering mengalami penindasan dalam kehidupannya. Sebenarnya, penindasan tersebut mengakibatkan wanita merasa sedih, frustasi atau bahkan marah. Dalam masyarakat patriarkal, sosok pria dipandang dan ditetapkan sebagai pemimpin dan sosok nomor satu dalam segala hal. Sistem seperti ini telah menjadi budaya yang dianut oleh manusia semenjak ribuan tahun yang lalu atau bahkan mungkin seumuran dengan keberadaan manusia itu sendiri.
(more…)
Category
Woman & Marriage
|
11 Comments »
Post on December 3rd, 2008
by Budi Hermanto
Angklung is the musical instrument originated from Indonesia, angklung is used and played by the Sundanese since the ancient times. In Hindu period and Padjajaran kingdom era, Sundanese people used the angklung to sign the time for prayer. Later, Padjajaran kingdom use this instrument as corps music in Bubat War (versus Majapahit kingdom). Angklung functioned as building the peoples community spirit. It was still used by the Sundanese until the colonial Dutch East Indies (V.O.C) era. Because of the colonial times, the Dutch East Indies government tried to forbid people playing the angklung instrument.
(more…)
Category
Our Indonesia
|
14 Comments »
Post on December 2nd, 2008
by Budi Hermanto
Meneruskan perjalanan Siapa hendak turut, ada sebuah pemandangan tak nyaman yang terlihat selama menaiki kereta api di kelas ekonomi. Apa itu? Bukan mengenai banyaknya penumpang yang berjubel, juga bukan sosok para pedagang maupun peminta-minta yang lalu lalang entah beribu-ribu kali. Bukan itu semua, walaupun seperti itu realitanya, tapi bukan itu yang ingin saya sampaikan kali ini.
(more…)
Category
Love the Earth
|
9 Comments »
Post on December 1st, 2008
by Budi Hermanto
Naik kereta api.. tut tut tut.. siapa hendak turut..
Pasti syair lagu anak-anak itu cukup kita kenal, sebuah penggambaran bagaimana cerianya naik kereta api. Tapi itu mungkin dulu sekali, karena sekarang ketika naik kereta api di republik tercinta ini sangat jauh dari kata ceria. Apalagi jika kereta yang kita tumpangi adalah kelas ekonomi, jangankan bisa ceria, tersenyum aja sepertinya susah. Bagaimana tidak, jumlah penumpang dan tempat duduk sangat tidak seimbang. Mungkin 3:1 atau lebih, wow. Gerah, penat, capek dan pusing tercipta bergumul dengan berbagai macam bau-bauan mulai dari bau minyak wangi sampai bau keringat yang tercampur.
(more…)
Category
Our Indonesia
|
22 Comments »